PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Debi Hardian menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam mendorong Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menuju kemandirian.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas SDM PKH 2026 yang diikuti para pendamping PKH se-Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Tim PKH Provinsi Lampung Slamet Riyadi, Kepala Dinas Kominfo Pringsewu Moudy Ary Nazolla, Kabid Perindustrian Diskopdagprin Rika Kartini serta Tenaga Ahli Umar Abdul Aziz.
Debi Hardian mengatakan, pendamping PKH memiliki peran penting dalam memastikan program perlindungan sosial tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi mampu mendorong perubahan kondisi sosial dan ekonomi KPM.
Penguatan kapasitas pendamping dinilai diperlukan agar pendamping semakin mampu melakukan edukasi, pendampingan serta menggali potensi yang dimiliki KPM.
“Pendamping PKH harus mampu mendorong KPM agar semakin mandiri dan secara bertahap dapat keluar dari ketergantungan terhadap bantuan,” ujar Debi.
Ia juga menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat. Pemutakhiran data harus dilakukan secara objektif dan sesuai kondisi lapangan sehingga bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.
Selain aspek ekonomi, pendamping PKH juga memiliki peran dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, pemenuhan gizi keluarga dan pencegahan stunting.
Melalui penguatan kapasitas tersebut, Dinas Sosial Pringsewu berharap para pendamping semakin profesional dalam menjalankan tugas sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait.
“Pendampingan yang baik diharapkan mampu menghasilkan perubahan nyata bagi KPM, baik dari sisi kesejahteraan, kemandirian maupun kualitas kehidupan keluarga,” pungkasnya.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
