PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id– Sebanyak 172 calon kepala pekon dari 59 pekon di Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmen untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) Serentak 2026 yang aman, tertib, damai, demokratis, dan berintegritas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui deklarasi damai dan penandatanganan komitmen bersama yang digelar di Aula Utama Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, jajaran pemerintah daerah, DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).
Melalui deklarasi tersebut, para calon kepala pekon berkomitmen menjaga pelaksanaan Pilkakon agar berjalan sesuai aturan, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, serta mengedepankan kejujuran, keadilan, dan semangat persaudaraan.
Para calon juga diharapkan menyampaikan visi, misi, dan program kerja secara santun serta bermartabat, tanpa melakukan praktik politik uang, menyebarkan berita bohong atau hoaks, melontarkan ujaran kebencian, melakukan provokasi, maupun tindakan lain yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Komitmen menjaga kedamaian juga ditujukan kepada para pendukung dan simpatisan. Mereka diharapkan mampu menghormati perbedaan pilihan, menjaga ketertiban, serta tidak menjadikan kontestasi politik sebagai alasan untuk merusak hubungan kekeluargaan, persahabatan, dan persatuan antarwarga.
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa deklarasi damai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kesungguhan seluruh calon dan pihak terkait untuk menjaga kualitas demokrasi di tingkat pekon.
Menurutnya, Pilkakon merupakan momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang diharapkan mampu membawa kemajuan, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong pembangunan pekon ke arah yang lebih baik.
Karena itu, seluruh calon diminta menunjukkan kedewasaan dalam berkompetisi, menghormati mekanisme dan ketentuan yang berlaku, serta mengutamakan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.
Bupati juga mengingatkan bahwa kemenangan tidak semata-mata diukur dari perolehan suara terbanyak, tetapi juga dari kemampuan setiap calon mengikuti seluruh tahapan pemilihan secara jujur, menghormati aturan, dan tetap menjaga persatuan masyarakat.
Melalui deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama ini, Pemkab Pringsewu berharap seluruh calon kepala pekon, pendukung, penyelenggara, dan unsur terkait dapat menjalankan perannya masing-masing demi terwujudnya Pilkakon Serentak 2026 yang aman, damai, demokratis, dan berintegritas.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
