Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 19 Kasus Narkotika Terungkap di Pringsewu, 36 Tersangka Diamankan
Advertisement . Scroll to see content

Kadis Koperindag Pringsewu: UMKM Harus Siap Tembus Jaringan Ritel Modern

Selasa, 29 September 2026 | 13:34 WIB
  • author Indra Siregar
Kadis Koperindag Pringsewu: UMKM Harus Siap Tembus Jaringan Ritel Modern
Kadis Koperindag Pringsewu Sulistiyo Ningsih (Foto: Indra Siregar)

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id — Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meningkatkan kualitas produk agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk jaringan ritel modern.

Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM yang digelar Pemkab Pringsewu bersama PT Indomarco Prismatama di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Selasa (29/9/2026).

Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagprin) Pringsewu, Sulistiyo Ningsih, mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah untuk membuka peluang produk UMKM lokal masuk ke jaringan distribusi modern.

Menurutnya, pelaku UMKM perlu memahami bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan dari kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga kesiapan memenuhi standar pasar.

“Pelatihan kewirausahaan mandiri ini bertujuan membuka peluang produk lokal UMKM agar dapat masuk dan dipasarkan melalui jaringan distribusi modern,” ujar Sulistiyo.

Ia menjelaskan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek penting dalam pengembangan usaha. Mulai dari standar kualitas produk, kemasan, kesiapan legalitas usaha hingga strategi pemasaran.

Hal tersebut dinilai penting karena pasar ritel modern memiliki persyaratan tertentu yang harus dipenuhi pelaku usaha sebelum produknya dapat dipasarkan.

Selain meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta dan pelaku usaha.

“Tujuannya juga membangun kolaborasi yang kuat antara praktisi UMKM dengan pemerintah daerah serta sektor swasta,” katanya.

Sulistiyo menyebut pelatihan tersebut diikuti 105 praktisi UMKM dari sembilan kecamatan di Kabupaten Pringsewu yang telah melalui proses seleksi dan akurasi.

Ia berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh sehingga produk UMKM Pringsewu semakin siap bersaing, baik dari sisi kualitas maupun pemasaran.

“Peserta dibekali berbagai keterampilan, mulai dari standar kualitas produk, kemasan, kesiapan legalitas usaha serta strategi pemasaran agar produk UMKM mampu masuk dan bersaing di jejaring ritel modern,” jelasnya.

Pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemasaran produk lokal. Dengan dukungan pemerintah dan mitra usaha, UMKM Pringsewu diharapkan dapat berkembang dari sekadar usaha produksi menjadi pelaku usaha yang mampu memenuhi standar pasar modern.

Editor: Indra Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut