PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id — Menghadapi dampak kemarau panjang yang menyebabkan warga mengalami kesulitan memperoleh air bersih, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pringsewu Timur III bersama Satgas Penanggulangan Bencana (PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah keterbatasan akses air bersih.
Perwakilan SPPG Pringsewu Timur III, Dhoni, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian SPPG terhadap kondisi masyarakat yang terdampak musim kemarau dan kekeringan.
“Kegiatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dapur MBG terhadap kondisi kemarau dan kekeringan yang terjadi. Kami memberikan air layak konsumsi untuk masyarakat,” ujar Dhoni.
Dalam kegiatan tersebut, SPPG Pringsewu Timur III mengerahkan satu unit tangki air bersih berkapasitas 9.000 liter. Bantuan tersebut didistribusikan kepada sekitar 65 kepala keluarga (KK) yang berada di wilayah Dusun Danau, Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu.
Penyaluran air bersih juga melibatkan unsur relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) serta Satgas PB BPBD Pringsewu sebagai bagian dari kolaborasi dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.
Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Pringsewu, Arif Nugroho, mengatakan penyaluran air bersih merupakan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
“Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bagian dari langkah cepat dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama periode musim kemarau. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi dan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi,” kata Arif.
Menurutnya, sinergi antara SPPG, BPBD dan relawan menjadi bagian penting dalam merespons kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan akibat kekeringan.
Langkah yang dilakukan SPPG Pringsewu Timur III tersebut berlangsung di luar tugas utamanya dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah kondisi kekeringan, bantuan air bersih menjadi bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Distribusi air bersih ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai unsur dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya ketika menghadapi dampak musim kemarau dan bencana hidrometeorologi.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
