PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id– Kecelakaan maut yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Raya Pekon Podosari, tepatnya di sekitar Jembatan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Minggu (11/10/2026), menewaskan dua pelajar SMP. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk dugaan rem blong pada truk Fuso bermuatan pasir.
Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu Adi Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan, penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh penyidik.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Raya Pekon Podosari, tepatnya di sekitar Jembatan Way Sekampung. Untuk penyebab pastinya masih kami selidiki,” ujar Adi mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Truk Fuso bermuatan pasir bernomor polisi BE 8412 AUH melaju dari arah Sukoharjo menuju Pringsewu. Saat melintasi jalan menurun, truk tersebut diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.
Dua pelajar, Maher Zain (13), warga Pekon Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih, dan Rayhan Bintang (14), warga Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara seorang remaja berinisial M Rayhan (14) mengalami luka berat. Ketiganya merupakan penumpang sepeda motor Yamaha Mio dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Husada.
Tiga kendaraan lainnya yang terlibat yakni Toyota Innova BE 1810 UW, Mitsubishi Pajero BE 1459 UC, dan Honda PCX BE 2938 UAJ. Pengendara Honda PCX mengalami luka ringan, sedangkan pengemudi Innova dan Pajero dilaporkan tidak mengalami luka.
Polisi juga masih menyelidiki keberadaan pengemudi truk Fuso yang dilaporkan meninggalkan lokasi setelah kecelakaan. Petugas telah mengamankan kendaraan yang terlibat ke Kantor Unit Gakkum untuk kepentingan penyelidikan.
Adi menegaskan, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan mendalami rangkaian kejadian guna memastikan penyebab kecelakaan serta mengungkap keberadaan pengemudi truk.
“Pengemudi truk masih kami selidiki. Kami juga masih mendalami penyebab kecelakaan dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa ini,” katanya.
Polisi menyatakan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyelidikan menghasilkan informasi yang dapat dipastikan.
Kecelakaan ini menjadi perhatian serius, mengingat dua korban meninggal dunia merupakan pelajar yang masih berusia belia. Kepastian penyebab kecelakaan dan tanggung jawab pengemudi menjadi bagian penting dari proses penegakan hukum atas tragedi tersebut.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
