Cegah Rabies, Dinas Pertanian Pringsewu Gelar Vaksinasi Gratis di Gereja Santo Yosep
PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id– Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu melalui Bidang Peternakan bekerja sama dengan pengurus Gereja Santo Yosep menggelar vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan. Kegiatan berlangsung di Balai Stasi Gereja Santo Yosep, Kecamatan Pringsewu, Rabu pagi (17/9/2025).

Puluhan anjing dan kucing milik warga divaksin dalam kegiatan ini. Persyaratan vaksinasi di antaranya, hewan harus sehat, berusia minimal empat bulan, tidak sedang hamil, dan pemilik berdomisili di Kabupaten Pringsewu. Sementara hewan yang dalam kondisi demam atau sakit tidak diberikan vaksin.
Pelaksanaan vaksinasi dipimpin dokter hewan Yulista Ambar dengan menyasar pemilik anjing dan kucing. “Vaksinasi rabies penting untuk mencegah penularan penyakit, terutama pada masa pancaroba saat risiko penularan penyakit meningkat,” ungkapnya.
Bhabinkamtibmas Polsek Pringsewu ,Reo Purba ,Kota turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan dukungan keamanan.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, drh Dwi Nurkhalim, menjelaskan pihaknya menyiapkan 50 dosis vaksin rabies. “Tahun ini belum ada laporan kasus rabies di Pringsewu. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, kesadaran pemilik hewan untuk melakukan vaksinasi juga meningkat. Harapan kami, Pringsewu bisa bebas dari rabies,” ujarnya.
Salah seorang warga, Suharta, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Dengan adanya vaksinasi rabies ini, kami lebih tenang. Banyak hewan peliharaan di lingkungan kami yang dilepas, jadi vaksinasi sangat penting untuk mencegah penularan,” katanya.
Panitia penyelenggara, Bang Ucok, juga mengapresiasi langkah Dinas Pertanian. “Kami berterima kasih karena kegiatan ini bisa terlaksana di Balai Stasi Gereja Santo Yosep. Semoga ke depan bisa dilaksanakan rutin dengan jumlah vaksin yang lebih banyak,” ujarnya.
Usai divaksin, hewan peliharaan dilarang dimandikan untuk sementara waktu. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam pencegahan rabies dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan peliharaan.
Editor : Indra Siregar