Trotoar Rest Area Disorot, Warga Pringsewu Nilai Tak Sejalan dengan Semangat UMKM
PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id– Pembangunan trotoar di kawasan rest area Pringsewu menuai sorotan dari warga. Salah satunya datang dari Sagang Nainggolan, yang menilai keberadaan trotoar tersebut justru berpotensi menghambat aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi.Kamis(12/02/2026).
Menurut Sagang, rest area sejatinya merupakan tempat istirahat bagi para pengendara yang melintas. Dengan konsep tersebut, kendaraan diharapkan dapat singgah sehingga pengunjung memiliki kesempatan berbelanja dan memanfaatkan layanan UMKM setempat.
“Kalau namanya rest area, tentu harapannya kendaraan bisa berhenti dan masyarakat bisa beristirahat. Dari situ UMKM yang ada di sekitar bisa bergerak dan mendapatkan manfaat ekonomi,” ujarnya.
Namun, ia menilai pembangunan trotoar di area tersebut justru membatasi ruang bagi kendaraan untuk singgah. Kondisi itu dikhawatirkan membuat pengendara enggan berhenti, sehingga berdampak langsung terhadap omzet para pelaku UMKM.
Sagang menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya merupakan bentuk kepedulian terhadap pengembangan ekonomi lokal di Pringsewu. Ia berharap kebijakan pembangunan infrastruktur dapat selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM.
“Pembangunan seharusnya berbanding lurus dengan semangat menumbuhkan UMKM. Jangan sampai fasilitas yang dibangun justru mengurangi akses dan peluang usaha masyarakat,” tegasnya.
Ia pun berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi serta membuka ruang dialog dengan masyarakat dan pelaku usaha, agar penataan kawasan rest area tetap memperhatikan aspek kenyamanan, keselamatan, dan keberlangsungan ekonomi warga sekitar.
Editor : Indra Siregar