Kadiskes Tanggamus Ungkap Perkembangan Korban Diduga Keracunan di SMPN 1 Talang Padang
TANGGAMUS,iNewsPringsewu.id– Kondisi delapan siswa SMP Negeri 1 Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, yang diduga mengalami keracunan makanan berangsur membaik. Dari tiga siswa yang sempat menjalani perawatan di UPT Puskesmas Talang Padang, dua siswa telah diperbolehkan pulang, sementara satu siswa masih menjalani observasi medis karena masih mengalami diare.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, dr. Herry Novrizal, mengatakan berdasarkan laporan dokter UPT Puskesmas Talang Padang pada Kamis (23/7/2026) pukul 08.39 WIB, perkembangan kondisi para pasien menunjukkan hasil yang positif.
"Dua pasien sudah tidak memiliki keluhan dan hari ini diperbolehkan pulang. Sementara satu pasien masih menjalani perawatan karena masih mengalami diare sehingga tatalaksana medis tetap dilanjutkan," ujar dr. Herry.
Dua siswa yang telah diizinkan pulang yakni Vikri (12), warga Pekon Luah, Kecamatan Talang Padang, dan Ralan (12), warga Pekon Banjar Agung. Keduanya dilaporkan sudah tidak lagi mengalami mual maupun muntah, kondisi fisiknya membaik, sehingga dapat melanjutkan masa pemulihan di rumah.
Sementara itu, Chalistian (12), warga Pekon Kali Bening, masih dirawat di UPT Puskesmas Talang Padang. Meski keluhan mual dan muntah telah hilang, pasien masih mengalami buang air besar (BAB) cair sebanyak tiga kali pada pukul 05.00 WIB sehingga masih membutuhkan observasi dan penanganan medis hingga kondisinya benar-benar stabil.
"Kondisi pasien terus dipantau tenaga kesehatan agar proses pemulihan berjalan optimal," jelasnya.
Dr. Herry juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua siswa, agar tetap tenang dan tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab insiden tersebut sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
"Dinas Kesehatan bersama kepolisian terus memantau perkembangan kondisi para siswa serta mengawal proses pemeriksaan laboratorium hingga penyebab pasti kejadian ini dapat dipastikan," tegasnya.
Sebelumnya, pada Rabu (22/7/2026), delapan siswa SMPN 1 Talang Padang mengalami keluhan mual, muntah, pusing, sakit kepala, hingga diare setelah mengonsumsi makanan di sekolah. Lima siswa sempat mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang pada hari yang sama, sedangkan tiga lainnya menjalani perawatan di UPT Puskesmas Talang Padang.
Kapolsek Talang Padang, Iptu Harunur Rasyid, menjelaskan pihaknya bersama Dinas Kesehatan telah melakukan identifikasi serta pendampingan pengambilan sampel makanan dan sampel muntahan siswa untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung.
Berdasarkan hasil anamnesis tenaga kesehatan, lima dari delapan siswa mengaku tidak hanya mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga membeli sate usus di kantin sekolah. Karena itu, penyebab pasti munculnya keluhan belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil uji laboratorium.
Sampel menu MBG berupa nasi putih, tahu goreng, ayam saus mentega, oseng buncis dan jagung, serta buah jeruk, bersama sampel muntahan siswa telah dikirim ke Labkesda Provinsi Lampung. Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam waktu sekitar satu pekan.
Summary (160 karakter):
Kondisi siswa diduga keracunan di SMPN 1 Talang Padang membaik. Dua pasien dipulangkan, satu masih dirawat, sementara hasil uji laboratorium masih ditunggu.
Editor : Indra Siregar