Cegah Perundungan Sejak Dini, Komnas Perlindungan Anak Isi MPLS di SMP Muhammadiyah 1 Gadingrejo

Indra Siregar
Sekretaris Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pringsewu, Siwi Lestari, memberikan edukasi pencegahan bullying (Foto: Indra Siregar)

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id – Sebanyak 283 siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Muhammadiyah 1 Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (14/7/2026).

Mengusung tema "Mewujudkan Generasi Berkarakter, Peduli Lingkungan, dan Bijak Berdigital Menuju Indonesia Hebat", kegiatan yang berlangsung di ruang kelas sekolah tersebut tidak hanya mengenalkan lingkungan belajar, tetapi juga membekali peserta didik dengan pendidikan karakter dan perlindungan anak.

Salah satu materi utama dalam MPLS kali ini adalah pencegahan bullying (perundungan) yang disampaikan oleh Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pringsewu. 

Ketua Komnas Perlindungan Anak Pringsewu, Fauzi, diwakili Sekretaris Siwi Lestari, memberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghormati.

Siwi Lestari menegaskan, edukasi mengenai pencegahan bullying perlu diberikan sejak dini agar siswa memahami batasan perilaku yang dapat merugikan teman sebaya.

"Harapannya, tidak hanya di SMP Muhammadiyah 1 Gadingrejo, tetapi seluruh sekolah dapat terus mengedukasi peserta didik agar kasus bullying tidak terjadi. Siswa juga harus memahami berbagai bentuk perundungan sehingga mampu mencegah maupun melaporkannya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gadingrejo, Yudi Andrian, M.Kom.I, menjelaskan bahwa kegiatan Fortasi (Forum Ta'aruf Siswa) yang menjadi bagian dari MPLS bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter positif.

Menurutnya, kehadiran Komnas Perlindungan Anak sebagai narasumber memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan MPLS karena siswa kelas VII memperoleh pemahaman langsung tentang bahaya bullying dan pentingnya menjaga sikap saling menghargai.

"Materi ini sangat penting agar seluruh siswa, baik kelas VII maupun siswa kelas VIII dan IX, memahami bahwa perundungan tidak boleh dilakukan dalam bentuk apa pun. Sekolah juga berencana memberikan materi serupa kepada siswa kelas VIII dan IX agar edukasi ini menjangkau seluruh warga sekolah," kata Yudi.

Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 1 Gadingrejo berharap dapat membentuk lingkungan pendidikan yang ramah anak, bebas dari perundungan, serta mampu melahirkan generasi yang berkarakter, peduli sesama, dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital.

Editor : Indra Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network