PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id – UMKM Robbani Snack di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, menjadi salah satu pelaku usaha yang mendapat fasilitasi dalam program penguatan jaringan usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) komoditas singkong.
Fasilitasi yang digelar Kementerian Koperasi RI tersebut resmi ditutup di Taman BMJ Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kamis (17/9/2026) petang.
Dalam rangkaian kegiatan selama dua hari, peserta yang terdiri dari 30 pengurus KDKMP se-Kabupaten Pringsewu mengunjungi sejumlah pelaku usaha, termasuk Robbani Snack. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bisnis antara koperasi dan pelaku UMKM berbasis komoditas singkong.
Pada acara penutupan, dilakukan penandatanganan kerja sama antara Koperasi Produsen Cokroaminoto Pringsewu Makmur dengan Robbani Snack dalam rangka fasilitasi penguatan jaringan usaha koperasi komoditas singkong.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi jaringan usaha yang mampu membuka pasar, meningkatkan nilai tambah produk, serta memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku koperasi dan UMKM.
Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha Bidang Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi RI, Cecep Setiawan, menegaskan agar seluruh hasil fasilitasi segera ditindaklanjuti.
Menurutnya, gerai KDKMP tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat berperan sebagai offtaker atau penyerap produk anggota dan pelaku usaha.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagprin) Pringsewu, Sulistiyo Ningsih, mengatakan pengembangan usaha berbasis singkong sejalan dengan program hilirisasi pertanian di Kabupaten Pringsewu.
Salah satu bentuk hilirisasi tersebut adalah pengembangan singkong menjadi tepung Mocaf, sehingga komoditas pertanian tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Dengan keterlibatan Robbani Snack dan Koperasi Produsen Cokroaminoto, penguatan ekosistem usaha singkong di Pringsewu diharapkan mampu mempertemukan petani, koperasi, UMKM hingga pasar dalam satu jaringan bisnis yang berkelanjutan
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
