KM Suliwai Terbalik di Teluk Semaka, 7 Nelayan Berhasil Diselamatkan

Hardi
KM Suliwai Terbalik Dihantam Gelombang, 7 Nelayan Berhasil Dievakuasi (Foto: Hardi)

TANGGAMUS,iNewsPringsewu.id — Kapal motor (KM) Suliwai yang digunakan nelayan untuk menangkap ikan terbalik dan terendam di perairan Teluk Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Beruntung, seluruh tujuh awak kapal yang terdiri dari enam anak buah kapal (ABK) dan seorang juru mudi berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

KM Suliwai milik Wardi (55) sebelumnya bertolak dari Kotaagung untuk menangkap ikan. Saat ini, sejumlah nelayan memang tengah memanfaatkan musim ikan tongkol di perairan Teluk Semaka.

Kapal tersebut berlayar beriringan dengan KM Revel Jaya yang berada sekitar 100 meter di belakangnya. Namun, di tengah perjalanan, katir atau penyeimbang kapal tiba-tiba terlepas.

Kondisi itu membuat badan KM Suliwai miring ke salah satu sisi. Posisi sejumlah ABK yang berada di sisi tersebut membuat kemiringan kapal semakin bertambah.

Ditambah terpaan angin dan gelombang yang cukup kuat, kapal akhirnya kehilangan keseimbangan hingga terbalik.

KM Revel Jaya yang berada tidak jauh dari lokasi langsung mendekat untuk memberikan pertolongan. Nelayan lain yang melintas juga ikut membantu proses evakuasi.

“Begitu kami mengetahui kapal Suliwai sudah terguling, kami langsung memanggil kapal lain untuk membantu memberikan pertolongan kepada seluruh awak dan ABK, kemudian dievakuasi ke pinggir,” ujar Syahroni, kapten kapal Pandega.

Para nelayan juga berupaya mencegah KM Suliwai agar tidak langsung tenggelam. Jangkar dilemparkan, sementara puluhan jeriken dikaitkan dan dimanfaatkan sebagai pelampung untuk menjaga posisi kapal yang sudah dalam keadaan terbalik.

Salah seorang ABK KM Suliwai, Heli, mengatakan kecelakaan bermula saat katir kapal terlepas sehingga kapal mulai miring.

Kondisi semakin sulit setelah gelombang menghantam badan kapal. Posisi beberapa ABK yang berada di satu sisi kapal juga disebut turut memengaruhi keseimbangan hingga kapal akhirnya terbalik.

Meski kapal mengalami kecelakaan, seluruh awak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Nelayan Kotaagung Keluhkan Minim Bantuan Alat Tangkap

Di tengah peristiwa tersebut, para nelayan Kotaagung juga menyampaikan keluhan terkait perhatian pemerintah terhadap kebutuhan nelayan.

Mereka mengaku masih terdapat kelompok nelayan yang belum memperoleh bantuan alat tangkap ikan dari pemerintah.

Para nelayan berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan mereka, khususnya penyediaan sarana dan alat tangkap yang mendukung aktivitas melaut.

Peristiwa KM Suliwai sekaligus menjadi perhatian bagi nelayan untuk memastikan kondisi kapal, perangkat keseimbangan, perlengkapan keselamatan, serta kondisi cuaca dan gelombang sebelum berangkat melaut.

Editor : Indra Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network