Pendamping PKH juga didorong menggali potensi penerima manfaat dan membangun sinergi dengan berbagai program pemerintah, termasuk yang berada di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketenagakerjaan.
Selain pemberdayaan ekonomi, pendampingan juga diarahkan untuk mengawal persoalan stunting di tengah masyarakat.
Saat ini, jumlah penerima manfaat PKH di Kabupaten Pringsewu tercatat sekitar 18 ribu keluarga. Program pendampingan diharapkan mampu membentuk karakter dan motivasi penerima manfaat agar memiliki keinginan untuk keluar dari ketergantungan bantuan melalui proses graduasi secara mandiri.
Dorong Pemanfaatan Layanan Digital
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu Moudy Ary Nazolla, S.STP., M.H., turut memaparkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan publik.
Hal tersebut sejalan dengan arahan Bupati Pringsewu mengenai pentingnya pemanfaatan layanan publik digital agar semakin mudah diakses masyarakat.
Moudy menyampaikan, titik blank spot di Kabupaten Pringsewu kini tersisa sekitar 11 lokasi. Beberapa titik masih berada di wilayah Kecamatan Pagelaran Utara dan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan sejumlah penyedia layanan telekomunikasi.
Sementara itu, Pekon Selapan, Kecamatan Pardasuka, telah mendapatkan akses sinyal internet meskipun baru tersedia melalui satu provider.
Menurutnya, keberadaan perangkat digital juga harus diikuti dengan pemanfaatan secara berkelanjutan.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
