get app
inews
Aa Read Next : Oknum Kapolsek Dinonaktifkan terkait Bimtek Pra-Tugas Kepala Desa

Ini Identitas TNI Gadungan Ngamuk di Stasiun Kotabumi Lampung Utara

Selasa, 02 Agustus 2022 | 00:59 WIB
header img
Pria berpakaian loreng bernama Suryanto, warga Desa Sinar Jaya, Kecamatan Tanjung Raja pingsan setelah mengamuk di stasiun kereta api.Foto Jimi Irawan SINDOnews/

LAMPUNGUTARA,iNewsPringsewu.id-Pria yang mengaku anggota TNI AD mengamuk di Stasiun Kereta Api Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Senin (1/8/2022)

TNI Gadungan Yang mengamuk bernama Suryanto, warga Desa Sinar Jaya, Kecamatan Tanjung Raja. Jika dilihat dari identitas (KTP) pekerjaannya adalah buruh tani perkebunan.

Berdasarkan informasi,ia mengaku baru tiba dari Batalyon Inf Para Rider 328 dan ingin menumpang Kereta Api di Stasiun Kotabumi menuju Palembang.

Saat ditanyai satpam, pria tersebut mengamuk di depan loket sehingga mengakibatkan keributan antara petugas keamanan stasiun KA dan sempat dorong mendorong. Pria yang mengaku sebagai anggota TNI tersebut jatuh pingsan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi.

Dan Unit Kodim 0412 Lampung Utara (Lampura), Letda Inf. Usman mewakili Dandim Kapt. Inf. Andi Sultan saat dikonfirmasi awak media mengatakan pria tersebut merupakan TNI gadungan.

”Saya pastikan itu gadungan dan diduga stres. Dan berdasarkan hasil pemeriksaan pria tersebut dibawah pengaruh alkohol,” kata Letda. Inf. Usman, Senin (1/8/2022).

Dia menegaskan, pria tersebut merupakan anggota TNI gadungan dan di seragam loreng yang dikenakannya tidak dilengkapi dengan atribut pangkat.

”Setelah kita cek ternyata pria tersebut seorang petani di wilayah Desa Tanjung Raja. Saat ini kami dari Kodim 0412 Lampura melakukan koordinasi dengan POM dan Polres Lampung Utara untuk menindaklanjuti secara hukum,” ujar Letda Usman

Editor : Indra Siregar

Follow Berita iNews Pringsewu di Google News Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut