Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jalan Raden Intan Mulai Diukur, Priyono Dorong Perbaikan 2026
Advertisement . Scroll to see content

Karyawan Perusahaan Waralaba Ditangkap Polisi, Begini Kasusnya

Selasa, 13 Juni 2023 | 09:43 WIB
  • author Margono
Karyawan Perusahaan Waralaba Ditangkap Polisi, Begini Kasusnya
Karyawan perusahaan waralaba saat di amankan Polres Pringsewu, Foto Istimewa

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id, - Seorang karyawan perusahaan pengecer waralaba karena terlibat kasus pencurian dan penggelapan uang ditempat dia bekerja di tangkap Polres Pringsewu.

Pelaku itu, AZ (35) warga Desa Cipadang, Kecamatan Waylima, Kabupaten Pesawaran tersebut diringkus Polisi saat berada di Obyek Wisata Telaga Gupit, Pekon Mataram, Gadingrejo, Pringsewu pada Sabtu (9/6/2023) sore.

Kasat Reskrim Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata menuturkan, pelaku awalnya ditangkap polisi atas dasar Laporan Polisi, Nomor LP/B-88/VI/2023/SPKT/Polres Pringsewu/Polda LPG, tanggal 8 Juni 2023, tentang terjadinya tindak pidana pencurian dengan pemberatan di gudang PT Indomarco yang terletak di Pekon Podosari Pringsewu.

Dalam laporan tersebut, pihak perusahaan telah melaporkan terjadinya aksi pencurian terhadap berbagai jenis produk makanan instan dan sembako senilai Rp 21.3 Juta. Pencurian tersebut diduga terjadi pada Minggu malam, (7/6), sekira pukul 22.30 Wib.

“Setelah kasus tersebut kami lakukan penyelidikan, tenyata pencurian tersebut melibatkan salah satu karyawan yang bertugas sebagai Stok Poin Control (SPC) dan pelakunya tersebut langsung kami amankan,” ujar Kasat Reskrim mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya pada Senin (12/6/2023) siang.

Feabo menjelaskan, berdasarkan keterangan pelaku, pencurian tersebut dilakukan seorang diri. Pelaku masuk kedalam gudang setelah terlebih dahulu merusak gembok pintu gerbang depan dengan menggunakan sejumlah alat yang telah dipersiapkan pelaku.

Awalnya, kata Kasat, pelaku mengincar uang perusahaan yang disimpan di dalam brankas dengan cara menjebol brankas dengan menggunakan linggis dan bor. lantaran upaya pembobolan brankas tidak berhasil, pelaku akhirnya mengambil berbagai jenis produk makanan instan dan sembako senilai Rp.21.3 juta. 

"Barang hasil kejahatan tersebut oleh pelaku selanjutnya dibawa pelaku kerumah kontrakannya dengan menggunakan kendaraan milik perusahaan,” jelasnya

Editor: Hardi Suprapto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut