get app
inews
Aa Read Next : Oknum Wartawan di Tanggamus Ditangkap, Terbukti Konsumsi Narkoba di Tengah Malam

Ajak Masyarakat Awasi Pilkada 2024, Bawaslu Tanggamus Deklarasi Pekon Pengawasan Partisipatif

Sabtu, 06 Juli 2024 | 14:31 WIB
header img

TANGGAMUS,iNewsPringsewu,id - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tanggamus mendeklarasikan Pekon pengawasan partisipatif di Kelurahan Baros Kecamatan Kota Agung dengan moto "Pemilih Jujur, Rakyat Makmur", hal ini merupakan salah satu tahapan dalam menghadapi pesta demokrasi Pilkada tahun 2024. Kegiatan yang bertempat di Taman Wisata Muara Indah Kota Agung. Sabtu, (06/07)

Dalam kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Anggota Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung Gistiawan, hadir juga ketua Bawaslu Tanggamus Najih Mustofa dan jajarannya. Turut hadir dalam kesempatan ini PJ Bupati Tanggamus yang diwakili oleh assisten I Bidang Pemerintahan Suaidi, Komisioner KPU Tanggamus Amhani, Perwakilan Dandim 0424 Tanggamus Sersan Kepala M. Ikbal, Polres Tanggamus, Kesbangpol Tanggamus, Kadis Pariwisata, Sekcam Kota Agung Adi Putra, Lurah Baros Nanak Khadafi serta masyarakat kelurahan Baros dan sekitarnya.

Anggota Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung Gistiawan, menyatakan bahwa kegiatan desa pengawasan partisipatif dilaksanakan secara serentak di Indonesia, kampung, Pekon (desa) maupun kelurahan pengawasan merupakan program atau strategi Bawaslu dalam mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam konteks bahwa pemilu/Pilkada bukan hanya milik penyelenggara pemilu semata, ada KPU dan Bawaslu serta partai politik tetapi juga masyarakat sebagai leading sektor berjalannya demokrasi hingga terpilihnya pemimpin di kabupaten masing-masing.

" Dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat yang selama ini hanya tau pada saat hari pemilihan saja, sesungguhnya ada peran penting masyarakat dalam konteks mensukseskan demokrasi di wilayahnya masing-masing. Di provinsi Lampung jumlah penduduknya hampir 10 juta, yang melaksanakan pengawasan hanya 7 orang di tingkat provinsi,"ucapnya.

Lanjutnya, untuk di kabupaten Tanggamus memiliki kurang lebih DPT 400 ribuan, dan yang mengawasi hanya 5 orang, dengan adanya pengawasan partisipatif ini adalah bentuk salah satu program strategi Bawaslu RI guna mengajak seluruh elemen masyarakat karena pesta demokrasi salah satunya pilkada saat ini bukan hanya milik peserta pemilu, tetapi peran serta masyarakat sangat penting sebagai garda terdepan supaya suksesnya demokrasi di wilayahnya masing-masing.

" Untuk itu kami mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya kelurahan baros, mari kita sama-sama bukan hanya cek DPT, apakah terdata sebagai pemilih dan lain sebagainya, namun dari semua itu yang terpenting adalah kita sama-sama mengawasi jalannya pesta demokrasi di kabupaten Tanggamus, terkait dengan pelanggaran hal-hal melanggar hukum yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Ayo mulai sekarang kita sama-sama untuk mengawasinya,"tandas Gistiawan.

Mewakili PJ bupati Tanggamus dalam sambutanya oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Suaidi, menyampaikan bahwa kegiatan Kampung/desa Pengawasan partisipatif ini dilaksanakan dalam rangka guna menguatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga integritas pemilihan dan memastikan proses pemilihan berlangsung dengan adil dan transparan, sesuai dengan asas pemilu yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Seperti diketahui bersama bahwa pada bulan November 2024 mendatang akan melaksanakan pemilukada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. 

" Tugas pengawasan dalam pelaksanaan pemilu, yang diemban oleh bawaslu dan jajaran sesungguhnya tugas mulia sekaligus memikul tanggung jawab yang berat, sebagai lembaga resmi pengawas pemilu benar-benar diuji untuk mengawal pelaksanaan demokrasi demi terciptanya Pemilu yang berkualitas dan bermartabat. Aspek penting bagi legitimasi sebuah pemilihan umum adalah terselenggaranya pengawasan yang baik, yaitu dari lembaga penyelenggara pemilu yang resmi yakni Bawaslu" 

" Kami berharap proses dan mekanisme pemilu akan selalu terjaga sesuai koridor aturan yang ada, sehingga hasil pemilu benar-benar memiliki legitimasi, diterima oleh seluruh masyarakat dan menghasilkan pemimpin yang amanah,"ujar Suaidi.

Mantan kepala BPKAD Tanggamus tersebut melanjutkan, bahwa mengapa kegiatan Pekon/Desa Pengawasan yang di laksanakan pada hari ini sangat penting, karena masyarakat juga perlu diajak untuk melakukan Partisipasi aktif mengawal tahapan pemilu, partisipasi masyarakat dalam pengawasan tahapan pemilu merupakan kunci utama untuk menuju proses demokrasi yang sehat. 

" Pemkab Tanggamus berharap kepada seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten, Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan/Desa dan Pengawas TPS sebagai salah satu bagian dari penyelenggara pemilu, agar dapat mengemban amanah sebaik mungkin dengan bekerja profesional sesuai amanah Undang-Undang, sebab Bawaslu merupakan salah satu garda terdepan dalam melakukan pengawasan pelaksanaan Pemilu 2024 agar terciptanya Pemilu yang adil dan damai,"pungkasnya.

Dalam rangkaian kegiatan ini terlebih dahulu dilaksanakan senam sehat bersama masyarakat, kemudian Penandatanganan Secara simbolik deklarasi tolak politik uang dan politisi sara oleh seluruh unsur stakeholder terkait yang hadir dalam kegiatan ini, kemudian dilakukan pembagian door prize cukup menarik oleh Bawaslu Tanggamus bagi masyarakat di Kelurahan Baros.

Editor : Indra Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut