Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menghidupkan Ramadan Bersama Sunnah Nabi: Dari Tadarus hingga Doa Sapu Jagad
Advertisement . Scroll to see content

Tak Terputus oleh Kematian, Doa Anak Jadi Cahaya Orang Tua di Alam Kubur

Selasa, 10 Februari 2026 | 21:00 WIB
  • author Indra Siregar
Tak Terputus oleh Kematian, Doa Anak Jadi Cahaya Orang Tua di Alam Kubur
Seorang anak menadahkan tangan dalam doa, memohonkan ampunan dan rahmat bagi orang tua yang telah wafat—bakti yang tak terputus oleh waktu (Foto:iNewsPringsewu.id/istimewa)

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id- Doa anak untuk orang tua yang telah meninggal dunia merupakan bentuk bakti paling utama dan abadi. Dalam ajaran Islam, doa tersebut menjadi sarana memohonkan ampunan, limpahan kasih sayang Allah SWT, serta tempat terbaik di sisi-Nya, yakni surga.

Amalan ini menegaskan bahwa hubungan anak dan orang tua tidak terputus oleh kematian. Justru, doa yang dipanjatkan dengan tulus menjadi cahaya yang terus mengalir sebagai pahala bagi orang tua di alam kubur.

Salah satu doa yang paling utama dan sering diamalkan adalah:

“Rabbighfirlii waliwalidayya warhamhumaa kamaa rabbayani saghira.”

(Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika kecil).

Selain itu, doa permohonan ampunan seperti “Allahummaghfir lahum” atau “Allahummaghfir lahuma” juga dianjurkan dan kerap dibaca setelah salat fardu maupun sunah.

Ulama sepakat bahwa doa anak yang saleh termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak pernah melupakan orang tua yang telah wafat dengan memperbanyak doa, sedekah atas nama mereka, serta menjaga akhlak sebagai bentuk bakti nyata.

Editor: Indra Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut