get app
inews
Aa Text
Read Next : Jalur Mudik Pringsewu Diwaspadai! Polisi Dirikan Pos dan Siagakan Tim Urai Kemacetan

BGN Turun Tangan, 60 Dapur MBG di Lampung Dihentikan Operasionalnya

Jum'at, 13 Maret 2026 | 04:51 WIB
header img
Sebanyak 60 dapur MBG di Lampung dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional karena belum memenuhi standar sanitasi dan pengolahan limbah (Foto:Tangkapan layar)

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung mendadak tersendat. Sebanyak 60 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi mendapat teguran keras berupa pemberhentian operasional sementara dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi BGN Nomor: 766/D.TWS/03/2026 tertanggal 7 Maret 2026, yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I, Dr. Harjito B, SSTP, MSi.

Dalam surat tersebut, BGN menegaskan penghentian sementara operasional 60 dapur MBG di seluruh wilayah Lampung lantaran tidak memenuhi sejumlah persyaratan penting terkait standar kesehatan dan lingkungan.

Beberapa pelanggaran yang ditemukan di antaranya belum dilakukannya pendaftaran Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ke Dinas Kesehatan setempat, serta tidak tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) meski dapur telah beroperasi lebih dari 30 hari.

BGN menilai kedua syarat tersebut merupakan standar wajib untuk menjamin keamanan pangan dan menjaga kelestarian lingkungan dalam pelaksanaan program MBG.

“Operasional akan kembali diizinkan setelah masing-masing SPPG telah mengantongi SLHS dari Dinas Kesehatan serta membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sesuai ketentuan,” demikian isi penegasan dalam surat tersebut.

Dampak penghentian ini cukup besar. Jika setiap SPPG sebelumnya memproduksi rata-rata 2.000 kotak makanan bergizi per hari, maka sekitar 120.000 penerima manfaat kini berpotensi tidak lagi mendapatkan layanan tersebut untuk sementara waktu.

Situasi ini memunculkan pertanyaan di masyarakat: apakah program MBG di sejumlah wilayah Lampung akan benar-benar terhenti?

Di Kabupaten Pringsewu, program MBG sendiri diketahui memiliki sekitar 48 dapur pelayanan yang selama ini mendistribusikan makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat, terutama pelajar dan kelompok rentan.

Meski demikian, penghentian yang bersifat sementara ini disebut bertujuan untuk memastikan seluruh dapur MBG mematuhi standar kesehatan, sanitasi, dan pengelolaan limbah sebelum kembali beroperasi.

Pemerintah daerah dan pengelola dapur MBG kini didorong untuk segera melengkapi persyaratan administratif dan teknis agar layanan makan bergizi gratis dapat kembali berjalan normal dan tidak mengganggu kebutuhan gizi masyarakat.

Editor : Indra Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut