get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Kembangkan Kasus BBM Subsidi di Pringsewu, Dugaan Jaringan Ilegal Masih Diburu

Viral Ribuan Bangkai Kelelawar Ditemukan, Bau Busuk Menyengat! ​​​​​​​

Rabu, 22 April 2026 | 14:17 WIB
header img
Sidak langsung Wakil Bupati Pringsewu Hj. Umi Laila ke gedung walet di Pringsewu Selatan yang viral akibat bau menyengat,(Foto: istimewa)

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id – Respons cepat ditunjukkan Wakil Bupati Pringsewu, Hj. Umi Laila, dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah gedung sarang burung walet yang viral karena menebar bau menyengat diduga berasal dari bangkai kelelawar, di belakang Pendopo, Lingkungan 1, Kelurahan Pringsewu Selatan, Rabu (22/4/2026).

Sidak ini dilakukan menyusul laporan warga yang mengeluhkan aroma busuk menyengat hingga radius sekitar 500 meter, mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekitar.

Dalam sidak tersebut, Wabup didampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu Ali Subagio, Kepala DPMPTSP Ir. A. Handri Yusuf, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Camat Pringsewu Cristianto Sani, Lurah Pringsewu Selatan, serta aparat lingkungan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Hari ini kita menerima laporan masyarakat terkait bau bangkai yang menyengat. Setelah dicek, ternyata ditemukan puluhan ribu bangkai kelelawar di dalam gedung walet tersebut yang baru mulai dieksekusi beberapa hari ini,” ujar Hj. Umi Laila kepada awak media.

Ia menegaskan, seluruh pengusaha walet di Kabupaten Pringsewu harus lebih bertanggung jawab terhadap operasional usahanya, terutama yang sudah tidak produktif.

“Saya minta pengusaha walet yang tidak lagi produktif untuk segera memperbaiki izin. Jika menimbulkan dampak seperti ini, harus segera turun tangan. Jangan sampai masyarakat melakukan aksi protes atau menuntut kompensasi,” tegasnya.

Editor : Indra Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut