Viral Ribuan Bangkai Kelelawar Ditemukan, Bau Busuk Menyengat!
Wabup juga memberikan tenggat waktu kepada pihak pengelola untuk segera melakukan pembersihan dan penguburan bangkai kelelawar yang terus membusuk dan memperparah bau tidak sedap.

“Kita sudah deadline hari ini untuk segera membersihkan dan mengubur bangkai tersebut. Jika dibiarkan, baunya akan semakin parah dan mengganggu lingkungan. Ke depan, kita juga akan mengecek seluruh gedung walet yang tidak produktif. Kalau tidak ada manfaatnya, untuk apa berdiri dan merusak keindahan kota,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pringsewu, dr. Ulin Noha, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa langkah penanganan awal telah dilakukan.
“Tadi bersama Dinkes, PTSP, serta aparat kecamatan dan kelurahan sudah turun ke lokasi. Pembersihan sudah dilakukan, dan Dinas Kesehatan juga melakukan penyemprotan disinfektan,” jelasnya.
Berdasarkan informasi dari aparat lingkungan setempat, proses evakuasi bangkai kelelawar masih berlangsung. Sehari sebelumnya telah diangkut sekitar 15 karung bangkai, dan hari ini kembali ditemukan 15 karung. Diperkirakan masih terdapat sekitar 50 karung bangkai yang belum dikeluarkan dari dalam gedung.
Gedung sarang burung walet tersebut diketahui memiliki tinggi sekitar 20 meter dengan empat lantai, yang diduga menjadi tempat menumpuknya bangkai kelelawar selama waktu yang cukup lama.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi pelaku usaha walet di Pringsewu agar memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan lingkungan, serta kepatuhan terhadap perizinan demi menjaga kenyamanan masyarakat.
Editor : Indra Siregar