get app
inews
Aa Text
Read Next : Cegah Perundungan Sejak Dini, Komnas Perlindungan Anak Isi MPLS di SMP Muhammadiyah 1 Gadingrejo

IBN Optimalkan Pengolahan Sampah TPS3R dengan Inovasi Teknologi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB
header img
IBN Berdayakan TPS3R Pringsewu Lewat Inovasi Alat Cacah dan Digitalisasi Produk Daur Ulang (Foto:Fauzi)

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id – Institut Bakti Nusantara (IBN) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026. Program tersebut berfokus pada optimalisasi pengolahan limbah kertas dan sampah organik melalui inovasi alat pencacah serta penguatan pemasaran digital produk daur ulang di TPS3R Jejama Secancanan, Pringsewu Barat.

Program bertajuk "Pemberdayaan Masyarakat Optimalisasi Pengolahan Limbah Kertas dan Sampah Organik melalui Inovasi Alat Cacah dan Pemasaran Digital Produk Kerajinan Kertas Daur Ulang TPS3R Jejama Secancanan" dipimpin oleh Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA bersama anggota tim Kanti Lestari, M.T.I dan Leni Angraeni, M.Pd.

Kegiatan bermitra dengan TPS3R Jejama Secancanan yang dipimpin Lukman Riyadi, S.Pd beserta 10 pengelola aktif. Fokus utama kegiatan adalah menguji modifikasi mesin pencacah limbah kertas dan sampah organik guna meningkatkan efektivitas, kapasitas produksi, serta kualitas pengolahan sampah berbasis masyarakat.

Selain menghadirkan inovasi teknologi, tim PkM juga memberikan pelatihan pembuatan kertas daur ulang menjadi berbagai produk kerajinan bernilai ekonomi. Para peserta mendapatkan pendampingan mulai dari proses produksi hingga strategi pemasaran digital agar produk mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Sebagai bagian dari edukasi lingkungan, tim juga menyampaikan materi mengenai dampak sampah terhadap kesehatan dan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat peran TPS3R sebagai ujung tombak pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Ketua Tim PkM, Dr. Fauzi, mengatakan program tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi sirkular.

"Melalui inovasi alat pencacah yang telah dimodifikasi, kami berharap proses pengolahan limbah di TPS3R menjadi lebih efektif dan produktif. Pendampingan ini tidak hanya menghasilkan inovasi teknologi, tetapi juga meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi serta memperluas pemasarannya melalui platform digital," ujarnya.

Sementara itu, Ketua TPS3R Jejama Secancanan Lukman Riyadi mengapresiasi dukungan Institut Bakti Nusantara. Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat besar karena meningkatkan kemampuan pengelola dalam mengolah sampah menjadi produk bernilai jual sekaligus memperluas peluang pemasaran melalui media digital.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor II Institut Bakti Nusantara Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM, Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komputer M. Muslihudin, M.T.I, serta mahasiswa yang tergabung dalam tim pelaksana PkM.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, Program PkM ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas TPS3R Jejama Secancanan sebagai pusat pengelolaan sampah yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan. Selain mendukung pengurangan limbah, program ini juga menjadi langkah strategis dalam mendorong ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah menjadi produk kreatif bernilai jual, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Editor : Indra Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut