PESAWARAN,iNewsPringsewu.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran sejak Sabtu pagi mengakibatkan banjir di sejumlah dusun Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan. Genangan air setinggi 30 hingga 50 sentimeter merendam permukiman warga di Dusun 2, 3, 5, dan 8.
Kepala BPBD Pesawaran, Drs. Sopyan Agani, M.H., memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Banjir sempat mengganggu aktivitas warga, namun kini sudah mulai surut. Untuk kerugian dan kerusakan masih dalam proses pendataan,” ujarnya.
Selain banjir, hujan deras juga memicu longsor di jalur perbatasan Pesawaran–Bandar Lampung. Tebing di sekitar Hotel Mariot Mutun ambrol dan menutup sebagian badan jalan. Sementara di jalur provinsi menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lempasing, material batu menutupi jalan sepanjang sekitar 40 meter, sempat membuat arus lalu lintas tersendat.
Camat Teluk Pandan, Salpani, membenarkan adanya banjir serta genangan air di depan kawasan Tirtayasa yang menghambat kendaraan.
“Polrestabes Bandar Lampung bersama BPBD sudah turun melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas agar kendaraan kembali bisa melintas,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran bergerak cepat merespons bencana ini. Jajaran BPBD bersama camat dan perangkat daerah meninjau langsung lokasi terdampak. Penanganan darurat difokuskan pada keselamatan warga, normalisasi jalur lalu lintas, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan warga selamat dan kebutuhan mendesak mereka terpenuhi. Tim gabungan tetap siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan,” tambah Salpani.
BPBD Pesawaran mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan memantau informasi resmi, mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait