Akhiri Penyeberangan Perahu Bambu, Pangdam XXI/Radin Inten Resmikan Jembatan Garuda

Indra Siregar
Warga melintas di Jembatan Garuda yang baru diresmikan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, penghubung Pekon Jogjakarta dan Sukoharjo 4, Pringsewu, yang kini mempermudah akses masyarakat mengangkut hasil bumi.(Foto: Indra Siregar).

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id– Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, meresmikan Jembatan Garuda yang menghubungkan Pekon Jogjakarta, Kecamatan Gadingrejo dengan Pekon Sukoharjo 4, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Peresmian jembatan tersebut menjadi tonggak penting dalam membuka akses mobilitas masyarakat yang selama ini terhambat oleh Sungai Way Sekampung, Senin (9/3/2026)

Jembatan Garuda memiliki panjang sekitar 80 meter dengan lebar 1,2 meter dan menjadi penghubung vital antara dua kecamatan, yakni Gadingrejo dan Sukoharjo.

Selama bertahun-tahun warga harus menyeberangi sungai menggunakan perahu bambu untuk membawa hasil pertanian maupun beraktivitas sehari-hari.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu percepatan pembangunan daerah serta membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan juga sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mendorong pembangunan ratusan jembatan guna membuka konektivitas wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam beraktivitas, memperlancar distribusi hasil bumi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dalam sambutannya mengapresiasi jajaran TNI yang telah berperan aktif membangun Jembatan Garuda. Dia menilai keberadaan jembatan tersebut akan memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat desa.

“Jembatan ini sangat penting bagi mobilitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian dan mempercepat akses antarwilayah,” kata Riyanto.

Dia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Salah satu warga setempat, Rahmat, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan Jembatan Garuda. Ia menuturkan, sebelumnya warga harus menggunakan perahu bambu untuk menyeberangi Sungai Way Sekampung ketika membawa hasil bumi menuju Sukoharjo 4.

“Kalau lewat jalur Pringsewu jaraknya cukup jauh, bisa sekitar 30 menit menuju Gadingrejo. Sekarang dengan jembatan ini hanya sekitar lima menit,” ujarnya.

Rahmat menambahkan, jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat karena tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga meningkatkan aktivitas ekonomi warga di wilayah tersebut.

Dengan diresmikannya Jembatan Garuda, masyarakat berharap akses penghubung antara Pekon Jogjakarta dan Pekon Sukoharjo 4 semakin lancar serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa di Kabupaten Pringsewu , Provinsi Lampung.

Editor : Indra Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network