Keutamaan Zikir dan Sholawat sebagai Penyelamat di Alam Kubur
PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id– Kehidupan di alam kubur menjadi fase awal perjalanan akhirat yang diyakini penuh pertanggungjawaban. Dalam ajaran Islam, setiap amal kebaikan akan ditimbang, dan amalan yang ikhlas meski ringan di lisan dapat menjadi penolong besar bagi manusia.
Sejumlah amalan utama disebutkan dalam hadis dan ajaran ulama sebagai amalan yang dapat memperberat timbangan kebaikan, sekaligus menjadi bekal menghadapi alam kubur.
Salah satunya adalah zikir yang ringan diucapkan namun berat di timbangan. Rasulullah SAW bersabda tentang dua kalimat yang sangat dicintai Allah, yakni “Subhanallah wabihamdihi, Subhanallahil ‘adhim.” Zikir ini mudah diamalkan kapan saja, namun memiliki nilai pahala yang besar di sisi Allah SWT.
Selain itu, kalimat thayyibah seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir juga diyakini menjadi pemberat timbangan kebaikan. Amalan zikir ini mencerminkan pengakuan atas keagungan Allah serta ketundukan seorang hamba dalam setiap aktivitas kehidupannya.
Tak kalah penting, membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW juga menjadi amalan utama. Dalam berbagai riwayat, sholawat disebut sebagai amalan yang dapat menjadi sebab diringankannya siksa kubur dan mendatangkan syafaat Rasulullah SAW di hari akhir.
Para ulama mengingatkan bahwa konsistensi dan keikhlasan menjadi kunci utama. Amalan yang sederhana namun dilakukan secara rutin dan tulus, justru memiliki dampak besar dalam menambah berat timbangan kebaikan.
Dengan memperbanyak zikir dan sholawat dalam keseharian, umat Islam diharapkan tidak hanya meraih ketenangan hidup di dunia, tetapi juga keselamatan dan kemuliaan di alam kubur serta akhirat kelak.
Editor : Indra Siregar