get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral! Anak Sekolah di Tanggamus Bertaruh Nyawa Lewati Jembatan Gantung Rusak

Darurat Sinte di Pringsewu, Pelajar SMP Jadi Target Peredaran

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:24 WIB
header img
Ketua GRANAT Pringsewu, Dr. H. Fauzi, menegaskan kondisi darurat peredaran tembakau sintetis di kalangan pelajar(Foto:iNewsPringsewu.id/Istimewa)

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id — Peredaran tembakau sintetis atau yang dikenal sebagai “sinte” kian mengkhawatirkan di Kabupaten Pringsewu. Zat berbahaya yang masuk kategori New Psychoactive Substances (NPS) ini dilaporkan mulai menyasar pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Berbeda dengan ganja alami, tembakau sintetis merupakan campuran tembakau ata jiu bahan herbal yang disemprot senyawa kimia buatan berupa sintetis kanabinoid. Kandungan tersebut memiliki efek berbahaya yang dapat merusak kesehatan fisik maupun mental penggunanya.

Fakta mencemaskan ini terungkap dalam audiensi antara pengurus Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Pringsewu dengan anggota DPD RI daerah pemilihan Lampung, Almira Nabila Fauzi.

Sekretaris GRANAT Pringsewu, Hendri, mengungkapkan pihaknya telah melakukan pendalaman terhadap seorang pelajar SMP yang menjadi korban penggunaan tembakau sintetis. Kasus tersebut menjadi sinyal kuat bahwa peredaran sinte telah masuk ke lingkungan pendidikan.

Menanggapi hal itu, Almira Nabila Fauzi menegaskan bahwa tembakau sintetis merupakan zat ilegal yang sangat berbahaya dan berpotensi merusak masa depan generasi muda.

“Perlu upaya kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba agar generasi muda tidak terjerumus,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum atau Badan Narkotika Nasional (BNN), melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Sebagai langkah konkret, GRANAT Pringsewu berencana mengintensifkan sosialisasi bahaya narkotika di berbagai kalangan. Selain itu, sejumlah kegiatan edukatif seperti lomba ceramah dan pidato bertema bahaya narkoba akan digelar, melibatkan pelajar hingga mahasiswa.

Sementara itu, Ketua GRANAT Kabupaten Pringsewu, Dr. H. Fauzi, menegaskan bahwa kondisi saat ini sudah berada pada tahap darurat.

“Pringsewu darurat tembakau ganja sintetis. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” ujarnya, Sabtu (02/06/2026).

Langkah edukasi dan kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menekan laju peredaran narkotika, sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap ancaman nyata tembakau sintetis yang kini semakin marak.

Editor : Indra Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut