PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id- Kezaliman merupakan perbuatan yang sangat dibenci dalam ajaran Islam. Tidak hanya berdampak pada hubungan antarmanusia, tindakan zalim juga mengundang murka Allah SWT dan berujung pada pertanggungjawaban berat di akhirat. Karena itu, penting bagi setiap Muslim mengenali ciri-ciri perilaku zalim agar tidak terjerumus ke dalamnya.
Secara umum, zalim berarti menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya atau melampaui batas hak orang lain. Berikut beberapa ciri orang zalim berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis:
1. Merampas Hak Orang Lain
Mengambil harta, jabatan, atau hak seseorang tanpa dasar yang benar merupakan bentuk kezaliman nyata. Termasuk di dalamnya korupsi, penipuan, dan kecurangan dalam transaksi.
2. Menyalahgunakan Kekuasaan
Pemimpin atau pihak yang memiliki wewenang namun menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, menindas bawahan, atau berlaku tidak adil termasuk golongan zalim.
3. Mengingkari Amanah dan Janji
Tidak menepati janji, mengkhianati kepercayaan, serta memutarbalikkan fakta demi keuntungan pribadi adalah tanda kezaliman yang sering terjadi dalam kehidupan sosial.
4. Berlaku Kasar dan Menyakiti
Ucapan yang menyakitkan, fitnah, perundungan, hingga tindakan kekerasan fisik maupun verbal termasuk perilaku zalim yang berdampak luas.
5. Menolak Kebenaran dan Nasihat
Orang zalim cenderung keras hati, enggan menerima kebenaran, dan merasa paling benar meski jelas merugikan orang lain.
Islam menegaskan bahwa kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat. Bahkan, doa orang yang dizalimi tidak memiliki penghalang di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, setiap individu diingatkan untuk menjaga lisan, sikap, dan perbuatan agar tidak melampaui batas.
Mengenali ciri-ciri zalim bukan untuk menghakimi orang lain, melainkan sebagai bahan introspeksi. Sebab, sekecil apa pun bentuk kezaliman akan dimintai pertanggungjawaban, baik di dunia maupun di akhirat.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
