“Pembangunan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, tetapi bukti nyata kehadiran negara untuk membantu masyarakat. Jembatan ini nantinya akan mempercepat mobilitas warga, terutama dalam mengakses pendidikan, kesehatan, dan distribusi hasil pertanian,” ujarnya.
Berdasarkan data teknis di lapangan, sejumlah pekerjaan utama telah rampung. Penggalian lubang anchor serta pembuatan garpu dan anchor telah mencapai 100 persen, begitu pula pemasangan hanger jembatan. Sementara itu, pemasangan papan dan ram kawat serta pagar jembatan telah mencapai 80 persen, sedangkan pemasangan plang identitas dan pengecatan mencapai 85 persen.
Warga setempat menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Sukardi (45), petani kelapa sawit asal Sukoharjo IV, mengaku selama ini warga kerap mengalami kesulitan ketika Sungai Way Sekampung meluap.
“Kalau sungai meluap, kami sering terisolasi dan harus memutar jauh untuk membawa hasil panen. Dengan adanya jembatan ini, jarak tempuh ke pasar bisa jauh lebih dekat,” katanya.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
