Kadis Pertanian Pringsewu Imbau Petani Gunakan Varietas Tahan Kekeringan
PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id– Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pertanian mulai mengambil langkah proaktif dalam menghadapi ancaman fenomena iklim El Nino Godzilla yang diprediksi akan memuncak pada tahun 2026.
Fenomena ini dikhawatirkan memicu kekeringan ekstrem yang dapat berdampak langsung pada sektor ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu, Maryanto, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan petani menjadi kunci utama agar produktivitas lahan tetap terjaga meski di tengah cuaca ekstrem."Kekeringan ekstrem bukan halangan jika kita bersinergi.
Kami mengajak seluruh petani dan masyarakat untuk lebih waspada dan proaktif melakukan langkah mitigasi sejak dini," ujar Maryanto dalam keterangan resminya.Senin(04/05/2026).
Sebagai langkah konkret, Dinas Pertanian Pringsewu merilis empat instruksi teknis bagi para petani di wilayah Bumi Jejama Secancanan:Pemilihan Varietas: Petani diimbau beralih ke varietas tanaman yang memiliki ketahanan tinggi terhadap kondisi kurang air (tahan kekeringan).Manajemen Air: Pengaturan pola tanam yang tepat serta peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya air yang tersedia.Kesuburan Tanah: Mengoptimalkan penggunaan pupuk organik guna menjaga kelembapan serta struktur tanah agar tidak mudah rusak akibat panas ekstrem.
Konsultasi Teknis: Memaksimalkan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai pendamping petani di tiap wilayah untuk memberikan panduan teknis yang spesifik.
Maryanto juga menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan dampak buruk dari El Nino "Godzilla" dapat diminimalisir sehingga ketersediaan pangan di Kabupaten Pringsewu tetap stabil.
"Mari bekerja sama, pastikan lahan kita tetap produktif. Segera hubungi PPL di wilayah masing-masing untuk mendapatkan panduan lebih lanjut," tutupnya.
Editor : Indra Siregar