Diduga Korsleting Listrik, Gudang Diamond Berkah Hangus Terbakar
TANGGAMUS,iNewsPringsewu.id – Musibah kebakaran kembali menimpa usaha Swalayan Diamond Berkah di Kabupaten Tanggamus. Sebuah rumah permanen yang dijadikan gudang penyimpanan barang milik swalayan tersebut di Pekon Banjar Negoro, Kecamatan Wonosobo, ludes terbakar pada Sabtu (1/8/2026).
Gudang itu merupakan rumah milik Yoga yang disewa oleh Ozi, pemilik Swalayan Diamond Berkah, untuk menyimpan berbagai kebutuhan toko. Bangunan tersebut disewa selama lima tahun dan telah difungsikan sebagai gudang selama kurang lebih satu tahun.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari bagian atas kamar tengah akibat korsleting arus pendek listrik. Kobaran api dengan cepat membesar lantaran plafon berbahan terpal plastik meleleh dan menyambar sekitar 30 unit kasur yang tersimpan di dalam ruangan.
Kepala Pekon Banjar Negoro, Wahyudi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, warga bersama aparat pekon langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
"Benar terjadi kebakaran. Rumah milik Yoga yang disewa Mas Ozi sebagai gudang barang-barang toko terbakar. Warga bersama aparat pekon berusaha memadamkan api dan berhasil menyelamatkan sebagian barang serta dua unit sepeda motor," ujar Wahyudi.
Meski demikian, api terus membesar hingga menghanguskan bangunan dan menyebabkan seluruh bagian atap runtuh. Sekitar 30 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan kobaran api sebelum melakukan proses pendinginan.
Setelah api berhasil dipadamkan, lokasi kejadian langsung dipasang garis polisi. Tim INAFIS Polres Tanggamus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Pemilik barang sekaligus penyewa rumah, Ozi, mengaku mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat informasi dari warga sekitar. Saat tiba di lokasi, api sudah melalap hampir seluruh isi gudang.
"Begitu mendapat informasi dari tetangga, kami langsung ke lokasi. Saat sampai, api sudah sangat besar. Alhamdulillah dua pegawai saya yang tinggal di gudang untuk menjaga keamanan berhasil selamat. Kami sangat syok dengan kejadian ini," ungkapnya.
Saat kebakaran terjadi, dua orang pegawai memang sedang berada di gudang untuk berjaga. Beruntung keduanya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Ironisnya, musibah ini terjadi hanya sekitar satu bulan setelah Swalayan Diamond Berkah 2 milik Ozi juga mengalami kebakaran dengan nilai kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.
Pada peristiwa kali ini, total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta, terdiri dari sekitar Rp320 juta kerugian bangunan milik pemilik rumah dan sekitar Rp30 juta kerugian barang milik penyewa. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
Editor : Indra Siregar