get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengedar Sabu Asal Pringsewu Digerebek Dini Hari, Polisi Temukan 29 Paket Narkoba di Kotak Lampu

Polisi Pringsewu Ungkap 43 Paket Tembakau Sintetis, Dua Terduga Masih Pelajar SMP

Senin, 31 Agustus 2026 | 11:13 WIB
header img
Pengungkapan 43 Paket Tembakau Sintetis di Pringsewu (Foto: istimewa)

PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id— Penindakan pelanggaran lalu lintas oleh jajaran Polres Pringsewu justru berujung pada pengungkapan dugaan peredaran narkotika. Polisi menemukan 43 paket yang diduga tembakau sintetis dari dua remaja yang masih berstatus pelajar SMP.

Kedua terduga masing-masing berinisial RGR (15) dan AAS (14). Keduanya diamankan saat berboncengan menggunakan sepeda motor di kawasan Simpang Pasar Induk Pringsewu, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, keduanya melaju dari arah Jalan Kesehatan, Pringsewu Selatan, menuju Jalan Jenderal Sudirman. Petugas yang tengah melaksanakan pengaturan lalu lintas atau strong point kemudian menghentikan sepeda motor tersebut lantaran pengendara dan penumpangnya tidak menggunakan helm.

Awalnya, petugas hanya melakukan penindakan atas pelanggaran lalu lintas. Namun, polisi melihat kedua remaja tersebut menunjukkan gelagat mencurigakan dan tampak panik saat dihentikan.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap keduanya beserta barang bawaan. Dari dalam tas ditemukan barang yang diduga narkotika jenis tembakau sintetis.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, polisi mengamankan 43 paket tembakau sintetis. Kedua remaja tersebut kemudian dibawa ke Satnarkoba Polres Pringsewu untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Apresiasi Kepekaan Personel

Keberhasilan pengungkapan tersebut mendapat apresiasi dari Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra.

Sebanyak 10 personel Polres Pringsewu menerima penghargaan, terdiri dari delapan personel Satuan Lalu Lintas dan dua personel Satuan Narkoba.

Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres saat Apel Jam Pimpinan di Lapangan Mapolres Pringsewu, Kompleks Perkantoran Pemda Pringsewu, Senin (31/8/2026).

Dadi mengatakan, pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya kepekaan anggota saat menjalankan tugas rutin di lapangan.

“Awalnya anggota melaksanakan pengaturan lalu lintas. Ketika menemukan pelanggaran, anggota melakukan pemeriksaan dan melihat ada hal yang mencurigakan. Dari situ kemudian ditemukan barang yang diduga narkotika,” kata Dadi.

Menurutnya, anggota kepolisian tidak boleh hanya berfokus pada pelanggaran yang terlihat, tetapi juga harus mampu membaca situasi di sekitarnya.

“Artinya, tugas rutin pun harus tetap dilaksanakan dengan penuh perhatian. Jangan sampai kita hanya melihat pelanggarannya, tetapi tidak melihat situasi lain yang mungkin ada di baliknya,” ujarnya.

Dua Pelajar SMP Jadi Perhatian Serius

Kapolres Pringsewu juga menyoroti usia kedua terduga yang masih tergolong anak-anak.

Menurut Dadi, keterlibatan anak dalam kasus narkotika menjadi perhatian serius dan membutuhkan peran bersama, bukan hanya kepolisian.

“Ketika yang terlibat masih anak-anak, tentu kita prihatin. Karena itu, pencegahan harus dilakukan bersama-sama, mulai dari keluarga, sekolah, lingkungan sampai aparat,” katanya.

Ia menegaskan, pemberantasan narkoba harus berjalan beriringan antara penindakan dan pencegahan. Edukasi mengenai bahaya narkotika perlu terus diperkuat agar anak-anak dan remaja tidak menjadi korban maupun terjerumus dalam peredaran narkoba.

Polres Pringsewu Ungkap 24 Kilogram Ganja

Selain memberikan penghargaan atas pengungkapan 43 paket tembakau sintetis, Polres Pringsewu juga memberikan penghargaan kepada delapan personel Satuan Narkoba yang berhasil mengungkap peredaran 24 kilogram ganja di wilayah Kelurahan Pringsewu Timur pada Jumat (26/6/2026).

Dadi menyebut keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan konsistensi dan kerja keras seluruh jajaran.

“Yang kita harapkan bukan hanya anggota yang menerima penghargaan ini yang semakin semangat, tetapi anggota lain juga ikut termotivasi. Kalau semua bekerja dengan baik, masyarakat yang akan merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Dadi meminta personel tidak cepat berpuas diri. Ia mendorong seluruh jajaran meningkatkan kegiatan preemtif dan preventif, sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya sibuk menangani setelah kejadian. Upaya pencegahan harus terus diperkuat. Anak-anak kita harus dijaga bersama,” pungkasnya.

Editor : Indra Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut