KKN Berdampak, Mahasiswa IBN Dorong Digitalisasi Pengelolaan Masjid di Adiluwih
PRINGSEWU,iNewsPringsewu.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Bakti Nusantara (IBN) menghadirkan inovasi digital bagi masyarakat melalui pengembangan Sistem Digital Ketakmiran Masjid Jami Ad Da’wah di Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu.
Sistem berbasis web mobile tersebut dirancang untuk membantu pengurus masjid mengelola informasi dan pelayanan jamaah secara lebih cepat, efektif, dan terintegrasi. Aplikasi dapat diakses melalui komputer maupun smartphone.
Salah satu fitur unggulan yang dikembangkan adalah Perpustakaan Digital Masjid, yang menyediakan akses bahan bacaan dan informasi keislaman bagi jamaah dan masyarakat. Inovasi ini diharapkan memperkuat peran masjid bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, literasi, dan informasi.
Ketua Tim KKN IBN, Angga Saputra, mengatakan pengembangan sistem tersebut merupakan upaya mahasiswa mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
“Harapannya sistem ini dapat terus digunakan dan dikembangkan setelah kegiatan KKN selesai, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Angga.Selasa (01/09/2026).
Sementara itu, Pendamping KKN Institut Bakti Nusantara, Widi Andewi, M.Pd., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut hadir di tengah masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Pada kesempatan tersebut, Widi Andewi secara simbolis menyerahkan aplikasi Sistem Digital Ketakmiran kepada pengurus Masjid Jami Ad Da’wah. Mahasiswa juga memberikan pendampingan penggunaan aplikasi, mulai dari pengelolaan informasi hingga pembaruan konten Perpustakaan Digital.
Program tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan KKN dapat menghasilkan inovasi yang tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan lokasi, tetapi dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Editor : Indra Siregar