Kapolres juga mengingatkan jajarannya agar tidak lengah terhadap dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat. Meski wilayah Pringsewu relatif kecil, potensi gangguan kamtibmas tetap beragam, termasuk kejahatan konvensional C3, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.
Karena itu, ia meminta jajaran tidak hanya mengandalkan penegakan hukum setelah kejahatan terjadi, tetapi memperkuat pencegahan melalui patroli, pemetaan wilayah rawan, sambang serta komunikasi dengan masyarakat.
“Lakukan langkah-langkah secara komprehensif, mulai dari upaya preemtif, preventif hingga penegakan hukum. Petakan potensi kerawanan dan jangan menunggu sampai terjadi gangguan kamtibmas baru kita bertindak,” tegasnya.
Satlantas Diminta Perkuat Edukasi Keselamatan
Khusus bidang lalu lintas, Kapolres meminta pejabat baru bersama jajaran Satlantas meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Keselamatan pengguna jalan dan budaya tertib berlalu lintas harus terus dibangun melalui pendekatan yang edukatif dan humanis.
Menurutnya, sertijab bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan efektivitas dan kesinambungan pelaksanaan tugas.
“Serah terima jabatan bukan sekadar pergantian personel, tetapi merupakan bagian dari proses penyegaran organisasi, peningkatan kinerja dan kesinambungan pelaksanaan tugas,” jelasnya.
Dadi berharap Kasat Lantas yang baru mampu mempertahankan program yang telah berjalan baik sekaligus menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia juga meminta seluruh personel menjaga soliditas, disiplin dan profesionalisme agar Polres Pringsewu semakin mampu memberikan pelayanan yang responsif serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Sertijab berlangsung tertib dan khidmat, kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru.
Editor : Indra Siregar
Artikel Terkait
